Wednesday, April 11, 2007

5.Energy

Sejak mesin uap ditemukan oleh James Watt tahun 1769 energi menjadi komoditas yang makin lama makin penting untuk kehidupan manusia, dari kebutuhan rumah, perkantoran, rumah sakit, Mall, airport, tempat-tempat hiburan dan semua kegiatan yang memerlukan tenaga penggerak, khususnya transportasi laut, darat dan udara. Paling besar kebutuhan tentunya di industri baik barang maupun jasa.

Energi awalnya bersumber pada bahan bakar kayu yang tumbuh dan bisa digantikan namun kemudian ditemukan energi dasar berupa fossil fuels yaitu minyak, batubara dan gas alam. Fossil fuels merupakan sumber alam yang terbentuk dijaman dinosaurs. Periode ketika mereka terbentuk disebut Carboniferous Period di era Paleozoic, 360 – 286 juta tahun silam.

Batubara sebagai energi utama yang ditemukan manusia, sudah digunakan oleh China – 3000 tahun lalu. Minyak bumi sudah digunakan oleh bangsa Sumaria dan Babelonia pada 5000 tahun lalu. (Penambangan minyak secara intensif mulai dilakukan pada tahun 1859 di Titusville, Pennsylvania). Sedangkan gas alam sudah digunakan antara tahun 6000 – 2000 SM oleh bangsa Iran. Minyak dan gas bumi tidak hanya ditemukan di dasar bumi namun juga di permukaan laut (offshore).

Energi utama batubara, minyak bumi dan gas alam merupakan energi yang tidak tergantikan. Artinya sekali telah di explore dan digunakan untuk kepentingan power plant, selesai sudah tidak bisa diperbarui atau digantikan. Karena itu ia disebut non renewable resources energy.
Energi dasar tersebut selain jumlahnya terbatas dan sulit didapat (sehingga menyebabkan harga minyak terus meningkat dari tahun ke tahun) juga menimbulkan polusi yang mengancam kehidupan seluruh umat manusia di dunia. Karena itu terus menerus dilakukan percobaan untuk mencari pengganti. Yang sudah ditemukan dan sangat luas dimanfaatkan adalah energi nuklir. Negara-negara Eropa dan Jepang telah menggunakan energi nuklir untuk listrik dan tenaga penggerak sebesar 40-60%. Namun energi nuklir sangat berbahaya apabila tidak dikelola dengan sangat hati-hati, karena itu mendapat tantangan keras kalau dicoba digunakan di Negara yang penduduknya belum siap menerima dan menjaganya secara hati-hati. Energi alternatif lainnya adalah bio energy yang menggunakan tumbuh-tumbuhan : biji jarak, jagung, ampas tebu, bunga matahari dan lain-lain. Semua tumbuhan yang bisa di convert menjadi bahan energi. Lainnya adalah bio thermal, energi yang berasal dari pusat bumi. Posisinya di daerah yang mempunyai gunung berapi. Amerika Serikat misalnya sudah menggunakan 5% dari kebutuhan energinya dengan geothermal.

Sumber lainnya adalah sumber air yang dibendung. Bendungan yang dibangun untuk membendung air mempunyai fungsi untuk mengatur debit air untuk irigasi pertanian, air minum maupun tenaga listrik dari curah air yang di design untuk menggerakan turbin-turbin. China saat ini sedang membangun bendungan terbesar di Dunia “Three Gorges Dam”. Yang luas waduknya seluas jawa barat yang menampung air hingga 22,1 miliar meter kubik. Bendungan yang terletak di sungai Yangtze di propinsi Hubei ini akan menghasilkan listrik 84,7 juta MWh.

Energi lainnya adalah “energi angin”, Califonia adalah kota yang intensif menggunakan energi angin, lebih dari 11% dari listrik yang digunakan bersumber dari angin. Pada tahun 1999 terdapat 11,368 turbin angin di wilayah itu. Setiap turbin menghasilkan 50-300 killowat listrik.

Energi juga bisa didapat dari gelombang laut, taufan, dan bahkan Ocean Thermal Energy Conversion (OTEC) yang menggunakan perbedaan temperatur air laut.

Yang paling banyak digunakan adalah solar energy – energi matahari. Yang sekarang dipakai dirumah-rumah untuk pemanasan air maupun air conditioning. Selama ini bahan yang banyak digunakan photovoltaic untuk menyerap energi matahari adalah silicon Poly-crystalline dan silicon Mono-crystalline yang sekarang ini dipakai 95% pasar solar sel dunia. Dua Negara yang sangat aktif mengembangkan energi matahari menggunakan photovoltaic adalah Jerman dan Jepang.

Perusahaan Jepang: Sanyo Electric dan Sharps Corporation disubsidi oleh Kementrian Ekonomi, Perdagangan dan Industri. Sedangkan Jerman disubsidi oleh German Advisory Council on Global Change.

Pimpinan penelitian Sanyo, Makoto Tanaka seperti dikutip di majalah Japan Indonesia Economic Monthly, Maret 2007 mengatakan : “Di tahun 2030, 51.3% energi dunia akan mengandalkan photovoltaic”. Pada akhir tahun 2005, produksi energi yang menggunakan sistim photovoltaic di Jerman mencapai 1,429 Megawatt. Sedangkan di Jepang 1,422 Megawatt. Saat ini Sanyo sedang mengembangkan visi GENESIS kepanjangan dari Global Energy Networks Equipped with Solar Cells and International Superconductor Grids. Konsep ini pada dasarnya adalah : memulai dari hal yang sederhana – tiap rumah menggunakan energi yang diserap dari matahari kemudian terhubungkan satu rumah dengan rumah lainnya kemudian dikembangkan dalam kelompok rumah. Meluas ke Kecamatan, Kabupaten, Provinsi, Negara dan Benua. Semua membentuk jaringan matahari. Dan ini akan terjadi pada tahun 2050.

Upaya manusia untuk menemukan energy baru yang dapat diperbarui terus dilakukan. Puncaknya adalah energi hydrogen, yaitu proses pengembangan bahan bakar yang berasal dari gas alam. Yang terakhir ini sangat strategis karena yang paling banyak menggunakan energi adalah kendaraan bermotor. Terlebih lagi bahan hidrogen ini yang sekarang sudah banyak dipakai oleh transportasi umum dan kendaraan pribadi, sangat tidak menimbulkan polusi. Sehingga diramalkan dalam kurun waktu 5 tahun kedepan akan menggantikan batubara, minyak dan gas alam. Sehingga akan ada masa yang disebut “hydrogen economy” yang akan menggantikan “fossil fuel-based economy”.

Para peneliti bahkan meramalkan masa depan sistim baru: “solar power satellite”, yaitu sebuah teknologi yang memungkinkan sebuah reactor listrik disebuah satellite yang mengumpulkan tenaga dari panas matahari untuk menggerakan reactor tersebut. Reactor yang menghasilkan listrik itu kemudian dipancarkan kebumi untuk dikonsumsi oleh setiap orang dimanapun berada. Kalau hal ini terjadi konsumen akan membeli listrik untuk rumah-rumah, pabrik maupun kendaraan secara tidak terbatas dengan harga seperseratus dari energi bensin saat ini.

Dalam konteks energi, Indonesia dianugerahi sumber energi yang terlengkap didunia. Menurut buku “Visi Indonesia 2030”, Indonesia memiliki cadangan minyak bumi sebanyak 9 Milyar barrel. Cadangan tersebut akan habis dalam waktu 18 tahun. Cadangan gas alam saat ini sebesar 182 Trilyun kaki cubic yang akan habis dalam waktu 61 tahun. Sedangkan batubara cadangannya 57 Milyar Ton yang akan habis dalam waktu 423 tahun. Diluar sumber energi yang tidak bisa diperbarui itu, Indonesia masih memiliki geo thermal yang belum tereksploitasi. Memiliki kapasitas pengembangan energi angin yang tidak terbatas. Memiliki sungai-sungai yang potensial dikembangkan sebagai sumber tenaga listrik yang tak terbatas. Memiliki lahan untuk bio energy yang tidak terbatas. Memiliki pantai yang terpanjang di dunia untuk dimanfaatkan sebagai energi ombak laut dan taufan. Indonesia yang berbatasan dengan lautan Pacific dan lautan Hindia bisa memanfaatkannya untuk pengembangan “Ocean Thermal Energy Conversion” (OTEC) yang mengkonversi perbedaan temperatur laut luas menjadi energi. Indonesia berada di wilayah Khatulistiwa yang sangat ideal untuk pemanfatan solar energy karena tidak mempuyai empat musim sepanjang tahun. Fakta ini pastilah memperkuat kebenaran dan sikap optimisme seperti yang dinyatakan “Visi Indonesia 2030”. Dengan syarat seluruh bangsa mempunyai komitmen untuk bekerja keras dan bersungguh-sungguh memanfaatkan karunia Tuhan yang tidak terbatas itu.

Jakarta, 3 April 2007.
Ishadi S.K.

1 comments:

Eko Eshape said...

Anakku punya pertanyaan sebagai berikut :

energi pengganti sumber energi yang tidak dapat diperbarui disebut energi ....

Nah karena gak bisa njawab aku search di google, ternyata ketemunya tulisan ini,
dan
aku tetap belum bisa menjawab pertanyaan itu

jangan2 pertanyaannya yang salah ya?

[mode meynerah : HAMPIR ON]

 
Powered By Blogger
Powered By Blogger
Powered By Blogger

© Newspaper Template Copyright by bacaan dari lantai sembilan | Template by Blogger Templates | Blog Trick at Blog-HowToTricks